Senin, 13 Mei 2013

TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN DEWASA AWAL



Dewasa awal adalah masa peralihan dari masa remaja. Masa remaja yang ditandai dengan pencarian identitas diri. Pada masa dewasa awal, identitas diri ini didapat sedikit-demi sedikit sesuai dengan umur kronologis dan mental ege-nya.
Berbagai masalah juga muncul dengan bertambahnya umur pada masa dewasa awal. Dewasa awal adalah masa peralihan dari ketergantungan kemasa mandiri, baik dari segi ekonomi, kebebasan menentukan diri sendiri, dan pandangan tentang masa depan sudah lebih realistis.
Ø  Menurut Beberapa Tokoh :
1.      Teori yang dikemukakan oleh Huvigurst (dalam Hurlock, 1990) yang menyatakan bahwa tugas perkembangan yang menjadi karakteristik masa dewasa awal adalah mulai memilih pasangan hidup dan mulai bekerja.
2.      Vaillant (dalam Papalia, dkk, 1998) mengatakan bahwa masa dewasa awal ini merupakan masa adaptasi dengan kehidupan, sekitar usia 20-30 individu dewasa awal mulai membangun apa yang ada pada dirinya, mencapai kemandirian, menikah, mempunyai anak dan membangun persahabatan yang erat.
3.      Hurlock (1990) mendefinisikan dewasa adalah individu yang telah menyelesaikan pertumbuhannya dan siap menerima kedudukan dalam masyarakat bersama orang dewasa lainnya. Dan dewasa awal dimulai pada umur 18 tahun samapi kira-kira umur 40 tahun, saat perubahan-perubahan fisik dan psikologis yang menyertai berkurangnya kemampuan reproduktif.
4.      Papalia, Old, dan Feldman (1998) masa usia menikah adalah usia dewasa awal yaitu antara 20 hingga 40 tahun, diartikan sebagaimana fungsi perkembangan dewasa awal untuk memasuki dunia pernikahan dan dan membina bahtera rumah tangga.
Kehidup­an psikososial dewasa awal semakin kompleks dibandingkan dengan masa remaja, Karena sebagian besar dari mereka telah memasuki jenjang karier dalam pekerjaannya. Selain itu, mereka juga akan me­masuki kehidupan pernikahan, membentuk keluarga baru, dan lain sebagainya.
Golongan dewasa awal mulai membentuk kehidupan keluarga dengan pasangan hidupnya, yang telah dibina sejak masa remaja. Havighurst (Turner dan Helms, 1995} mengemukakan tugas-tugas perkembangan dewasa, di antaranya :
a.     Mencari dan menemukan calon pasangan hidup
Setelah masa remaja, golongan dewasa awal semakin memiliki kematangan fisiologis (seksual) sehingga mereka siap melakukan tugas reproduksi,yaitu mampu melakukan hubungan seksual dengan lawan jenisnya, asalkan adanya perkawinan yang syah.

b.     Membina kehidupan rumah tangga
Papalia, Olds, dan Feldman (1998; 2001} menyatakan bahwa golongan dewasa awal berkisar antara 21-40 tahun. Golongan dewasa awal yang berusia di atas 25 tahun, umumnya telah menyelesaikan pendidikannya setingkat dengan SLTA dan atau universitas. Selain itu, sebagian besar dari mereka umumnya telah memasuki dunia kerja.
Mereke mulai mempersiapkan diri untuk menjadi mandiri tanpa bergantung pada orang tua lagi. Sikap mandiri itulah yang merupakan langkah positif bagi mereka karena sekaligus dijadikan sebagai persiapan untuk memasuki kehidupan rumah tangga yang baru. Selain itu, mereka juga harus dapat menyesuaikan diri dan bekerja sama dengan pasangan hidup masing-masing dan menjalin hubungan baik dengan kedua orang tua ataupun saudara-saudara mereka.

c.     Meniti karier dalam rangka memantapkan kehidupan ekonomi rumah tangga
Setelah menyelesaikan pendidikan formal, pada umumnya dewasa awal memasuki dunia kerja untuk menerapkan ilmu dan keahlian mereka. Mereka ber­upaya menekuni karier sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki, serta memberi jaminan masa depan keuangan yang baik. Jika mereka merasa cocok dengan kriteria tersebut, mereka akan merasa puas dengan pekerjaan dan tempat kerja. Sebalik-nya, bila tidak atau belurn cocok antara minat/ bakat dengan jenis pekerjaan, mereka akan berhenti dan mencari jenis pekerjaan yang sesuai dengan selera.
Masa dewasa awal adalah masa untuk mencapai puncak prestasi. Dengan semangat yang membara dan penuh idealisme, mereka bekerja keras dan bersaing dengan teman sebaya (atau kelompok yang lebih tua) untuk menunjukkan prestasi kerja. Dengan mencapai prestasi kerja yang terbaik, mereka akan mampu memberi kehidupan yang makmur-sejahtera bagi keluarganya.

d.     Menjadi warga negara yang bertanggung jawab.
Warga negara yang baik adalah warga negara yang taat dan patuh pada tata aturan perundang-undangan yang berlaku. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan cara-cara, seperti :
a)      Mengurus dan memiliki surat-surat kewarganegaraan (KTP, akta kelahiran, surat paspor/visa bagi yang akan pergi ke luar negeri)
b)     Membayar pajak (pajak televisi, telepon, listrik, air. pajak kendaraan bermotor, pajak penghasilan)
c)     Menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat dengan mengendalikan diri agar tidak tercela di mata masyarakat
d)     Mampu menyesuaikan diri dalam pergaulan sosial di masyarakat (ikut terlibat dalam kegiatan gotong royong, kerja bakti membersihkan selokan, memperbaiki jalan, dan sebagainya).

Dan secara umum, tugas perkembangan masa dewasa awal meliputi:
1. Pekerjaan
Seorang individu diharapkan sudah mendapatkan suatu pekerjaan yang layak ketika ia berada pada masa dewasa dini sehingga ia bisa dianggap mampu dan mempunyai peran atau posisi dalam masyarakat.
2. Pengakuan Sosial
Masa ini adalah masa dimana seseorang ingin mendapatkan legalitas dan pengakuan dari masyarakat/kelompok sekitarnya. Ia menerima tanggungjawab sebagai warga Negara dan akan bergabung dengan komunitas social yang cocok dengannya.
3. Keluarga
Pada masa ini seseorang mulai mencari dan memilih pasangan hidup yang cocok, lalu menikah, mempunyai anak, kemudian membina rumah tangga. Ia mempunyai peran baru yaitu sebagai orang tua.
Ø Penunjang Penguasaan Tugas-Tugas Perkembangan Dewasa Awal :
1.      Efisiensi fisik. Efisiensi fisik (kekuatan, ketahanan & fisik) menunjang pelaksanaan tugas-tugas perkembangan dewasa awal. Puncak efisiensi fisik  dicapai pada awal masa dewasa awal ( sekitar usia 20-27th).
2.      Kemampuan motorik. Mencapai puncak sekitar usia 20-30 th.
3.      Kemampuan mental. Hasil penelitian menyebutkan kemampuan mental individu mencapai puncak pada usia 20-an th. Penelitian Bayley menunjukkan bahwa kemampuan mental individu bertambah mencapai puncak sekitar usia 26 th dan stabil hingga usia 36 th, dan setelah itu akan menurun secara gradual.
Ø Penghambat Penguasaan Tugas-Tugas Perkembangan Dewasa Awal :
1.      Discontinuities in training (latihan yang tidak berkesinambungan) : Penguasaan tugas perkembangan dewasa awal berhubugan erat dengan pengalaman-pengalaman belajar dan latihan masa sebelumnya. Individu yg tdk mengalami latihan kontinu dlm hal berpikir dan berbuat, perilakunya tidak terpolakan dengan baik & akan menghambat penguasaan tugas perkembangan dewasa awal. Ditambah pula materi pendidikan di Indonesia memiliki relevansi yg rendah dengan kebutuhan praktis dunia kerja, sehingga menghambat kesiapan, produktifitas &  efisiensi kerja.
2.      Overprotectiveness (perlindungan yang berlebihan). Anak yang diasuh dengan perlindungan yang berlebihan dari orang tua akan terhambat dalam mengeksplorasi lingkungan, mencoba-coba sesuatu, melatih kemampuan & ketrampilan, tidak terbiasa mengambil keputusan secara mandiri, dll, karena selalu bergantung pada orangtua. Anak yg diasuh secara overprotectiveness  akan  mengalami kesulitan dalam menghadapi tuntutan-tuntutan dunia orang dewasa.
3.      Prolonggation of peer group influences (perpanjangan pengaruh peer group). Individu dewasa yang masih melakukan kebiasaan-kebiasaan masa remaja,  dan tidak melaksanakan tugas perkembangan dewasa awalnya, mis: kebiasaan terlalu asyik bermain dengan teman sebaya, hingga lupa mencari pasangan hidup & menikah.
4.      Unrealistic Aspiration (Aspirasi yang tidak realistis) : Aspirasi ysng tidak realistis dalam berbagai aspek kehidupan ( misalnya, dalam mencari pasangan) akan menghambat penguasaan tugs-tugas perkembangan dewasa awal.

1 komentar: